Menjaga Akidah Islam dan Menghargai Kebhinekaan demi Masyarakat yang Harmonis dan Sejahtera dalam Bingkai NKRI
Hukum Shalat
AdvertisementShalat hukumnya fardhu bagi setiap orang yg beriman, baik laki-laki maupun perempuan. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memerintahkan kita utk mendirikan shalat, sebagai-mana disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur'anul Karim.
Di antaranya adl firman Allah Ta'ala:
"Maka dirikanlah shalat itu, sesungguhnya shalat itu adl kewajiban yg ditentukan waktunya atas orang-orang yg beriman." (An-Nisa': 103)
"Peliharalah segala shalat(mu) & (peliharalah) shalat wusthaa (shalat Ashar)." (Al-Baqarah: 238)
Dan Rasulullah menempatkannya sbg rukun yg kedua di antara rukun-rukun Islam yg lima, seba-gaimana sabdanya yg berbunyi:
"Islam itu dibangun berdasarkan rukun yg lima; yaitu: Bersaksi bahwa tdk ada sesembahan yg haq selain Allah & Nabi Muhammad itu utusanNya, mendirikan shalat, membayar zakat, melaksanakan ibadah haji ke Baitullah & berpuasa di bulan Ramadhan." (Muttafaq 'alaih)
Oleh karena itulah, maka orang yg meninggalkan shalat itu hukumnya kafir & dilaksanakan hukum bunuh terhadapnya, sedangkan orang yg melalaikan shalat dihukumi sbg orang fasik.
Oleh: Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
Related Posts
New Posts
Categories
- Aqidah Ahlussunnah Wal Jama’Ah (9)
- Becoming a Muslim (12)
- BMT (10)
- Diinul Haq (9)
- Etika/Adab (16)
- Fiqih Puasa Ramadhan (10)
- Hukum (12)
- Introduction to Islam (15)
- Lembaga Keuangan Syariah (9)
- Mendidik Anak (17)
- Muslim (14)
- Page (11)
- Puasa Ramadhan (14)
- Riba (10)
- Sejarah Islam (16)
- Sejarah Islam di Indonesia (9)
- Sejarah Nusantara (14)
- Sejarah Perkembangan Islam - Jazirah Islam (12)
- Sejarah Rasulullah (11)
- Seputar Haji (11)
- Shalat Tarawih (15)
- Shalat Wajib (10)
- Sholat (10)
- The Amazing Quran (30)
- The Fasting of Ramadan (10)
- الزكاة (9)
- الصيام (11)
- الفقهي (13)
- صلاة (18)
- كتاب الحج (11)

Komentar (0)