Kategori: Etika/Adab

Hendaknya jangan makan sambil bersandar atau dalam keadaan menyungkur. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda; "Aku tdk makan sedangkan aku menyandar". (Hadis Riwayat: al-Bukhari). Dan di dalam haditsnya, Ibnu Umar Radhiallaahu anhu menuturkan: "Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam telah melarang 2 tempat makan, y…

Baca Selengkapnya » tentang Etika Makan dan Minum

Menghindari do`a buruk terhadap diri sendiri, anak & harta. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda: "Jangan sekali-kali kamu mendo`akan buruk terhadap diri kamu & juga terhadap anak-anak kamu & pula terhadap harta kamu, karena khawatir do`a kamu bertepatan dgn waktu dimana Allah mengabulkan do`amu". (Hadis Riwayat: Mu…

Baca Selengkapnya » tentang Etika Berdoa

Hendaknya tdk menyentuh Al-Qur'an kecuali dalam keadaan suci. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman yg artinya: "Tidak akan menyentuhnya kecuali orang-orang yg disucikan". (Al-Waqi`ah: 79). Boleh bagi wanita haid & nifas membaca al-Qur'an dgn tdk menyentuh mushafnya menurut salah satu pendapat ulama yg lbh kuat, karena tdk a…

Baca Selengkapnya » tentang Etika Membaca Al-Qur'an

Berdo`a disaat masuk & keluar masjid. Disunatkan bagi orang yg masuk masjid mendahulukan kaki kanan, kemudian bershalawat kpd Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam lalu mengucapkan: "(Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu)" Dan bila keluar mendahulukan kaki kiri, lalu bershalawat kpd Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam k…

Baca Selengkapnya » tentang Etika di Masjid

Hormati perasaan orang lain, tdk mencoba menghina atau menilai mereka cacat. Jaga & perhatikanlah kondisi orang, kenalilah karakter & akhlaq mereka, lalu pergaulilah mereka, masing-masing menurut apa yg sepantasnya. Berbaik sangkalah kpd orang lain & jangan memata-matai mereka. Memaafkan kekeliruan mereka & jangan mencari-cari k…

Baca Selengkapnya » tentang Etika dalam Bergaul

Hendaknya percandaan itu adl benar tdk mengandung dusta. Dan hendaknya pecanda tdk mengada-ada cerita-cerita khayalan supaya orang lain tertawa. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Celakalah bagi orang yg berbicara lalu berdusta supaya dengannya orang byk jdi tertawa. Celakalah baginya & celakalah". (Hadis Riway…

Baca Selengkapnya » tentang Etika Bercanda

Sebisa mungkin berusaha utk tdk memperuncing perselisihan, yaitu dgn cara menafsirkan Berusaha sebisa mungkin utk tdk mudah menyalahkan orang lain, kecuali sesudah penelitian yg dalam & difikirkan secara matang. Berlapang dada di dalam menerima kritikan yg ditujukan kpd anda atau catatan-catatang yg dialamatkan kpd anda. Sedapat…

Baca Selengkapnya » tentang Etika Berbeda Pendapat

Menghindari perdebatan & saling membantah, sekali-pun kamu berada di fihak yg benar & menjauhi perkataan dusta sekalipun bercanda. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku adl penjamin sebuah istana di taman surga bagi siapa saja yg menghindari bertikaian (perdebatan) sekalipun ia benar; & (penjamin) istana di te…

Baca Selengkapnya » tentang Etika Berbicara