Menjaga Akidah Islam dan Menghargai Kebhinekaan demi Masyarakat yang Harmonis dan Sejahtera dalam Bingkai NKRI
Etika Berbeda Pendapat
Advertisement- Sebisa mungkin berusaha utk tdk memperuncing perselisihan, yaitu dgn cara menafsirkan
- Berusaha sebisa mungkin utk tdk mudah menyalahkan orang lain, kecuali sesudah penelitian yg dalam & difikirkan secara matang.
- Berlapang dada di dalam menerima kritikan yg ditujukan kpd anda atau catatan-catatang yg dialamatkan kpd anda.
- Sedapat mungkin menghindari permasalahan-permasalahan khilafiyah & fitnah.
- Berpegang teguh dgn etika berdialog & menghindari perdebatan, bantah-membantah & kasar menghadapi lawan.
- Ikhlas & mencari yg haq serta melepaskan diri dari nafsu di saat berbeda pendapat. Juga menghindari sikap show (ingin tampil) & membela diri & nafsu.
- Mengembalikan perkara yg diperselisihkan kpd Kitab Al-Qur'an & Sunnah. Karena Allah Subhaanahu wa Ta'ala telah berfirman yg artinya: "Dan jika kamu berselisih pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah ia kpd Allah (Kitab) & Rasul". (An-Nisa: 59).
- Berbaik sangka kpd orang yg berbeda pendapat denganmu & tdk menuduh buruk niatnya, mencela & menganggapnya cacat.
Div. Ilmiyah Dar Al Wathan, Terjemah: Tim Dar Al Wathan
Related Posts
New Posts
Categories
- Aqidah Ahlussunnah Wal Jama’Ah (9)
- Becoming a Muslim (12)
- BMT (10)
- Diinul Haq (9)
- Etika/Adab (16)
- Fiqih Puasa Ramadhan (10)
- Hukum (12)
- Introduction to Islam (15)
- Lembaga Keuangan Syariah (9)
- Mendidik Anak (17)
- Muslim (14)
- Page (11)
- Puasa Ramadhan (14)
- Riba (10)
- Sejarah Islam (16)
- Sejarah Islam di Indonesia (9)
- Sejarah Nusantara (14)
- Sejarah Perkembangan Islam - Jazirah Islam (12)
- Sejarah Rasulullah (11)
- Seputar Haji (11)
- Shalat Tarawih (15)
- Shalat Wajib (10)
- Sholat (10)
- The Amazing Quran (30)
- The Fasting of Ramadan (10)
- الزكاة (9)
- الصيام (11)
- الفقهي (13)
- صلاة (18)
- كتاب الحج (11)

Komentar (0)