Islam telah menganjurkan kpd manusia utk menikah. Dan ada byk hikmah di balik anjuran tersebut. Antara lain adl :
Sunnah Para Nabi & Rasul
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِّن قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً وَمَا كَانَ لِرَسُولٍ أَن يَأْتِيَ بِآيَةٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللّهِ لِكُلِّ أَجَلٍ كِتَابٌ
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu & Kami memberikan kpd mereka isteri-isteri & keturunan. Dan tdk ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat melainkan dgn izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab. (Al Qur’an Surat: Ar-Ra’d : 38).
Dari Abi Ayyub ra bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Empat hal yg merupakan sunnah para rasul : [1] Hinna’ [Hinna’ artinya adl memakai pacar kuku. Namun sebagian riwayat mengatakan bahwa yg dimaksud adl bukan Hinna’ melainkan Haya’ yg maknanya adl rasa malu.], [2] berparfum, [3] siwak & [4] menikah. (Hadis Riwayat: At-Tirmizi 1080) Baca Selengkapnya » tentang Nikah